• Hale Randolph postete ein Update vor 2 Monaten, 3 Wochen

    Untuk seorang orang islam, tentunya meronce memegang teguh yang namanya rukun iman. Salah satu rukun iman tersebut adalah iman kepada kitab Tuhan SWT. Kitab suci alquran yang diturunkan kepada Rasul Muhammad SAW menjadi kitab yang dipercaya, dibaca, serta diamalkan oleh umat Orang islam sampai sekarang. Alquran otonom menjadi rahasia bagi Nabi Muhammad yang akan tetap abadi sampai hari putus nanti. Guna kitab tahir, Alquran tunggal dianggap mempunyai kemukjizatan otonom yang jadi bukti bahwa Alquran kadang diturunkan oleh Allah SWT. Ada tidak sedikit pendapat ustaz serta Buku Referensi yang menyebutkan kurang lebih keistimewaan yang terdapat di dalam Alquran. Di dalam artikel kali ini, akan aku bahas kurang lebih kemukjizatan yang dimiliki oleh Alquran.

    Kemukjizatan yang mula-mula adalah tiada yang siap menandingi pati Alquran ini sendiri. Kitab alquran memang diakui kehebatannya, elok dari segi isi maupun susunan kaidah di dalamnya. Keistimewaan itu tentu saja bukan bisa ditiru oleh siapa pun. Kitab suci alquran sendiri mencela para manusia kafir yang ragu hendak kebenaran Kitab alquran untuk memproduksi tandingan yang sepadan dengan Alquran atas segi kode maupun kejujuran isi. Taktik ini disebutkan dalam QS Al Baqarah ayat 23-24, QS Yunus ayat 37-39, QS Hud ayat 13-14, dan QS Al Penerbangan ayat 88. Hingga sekarang pun, tiada orang yang bisa menghasilkan surat saingan yang sama dengan Kitab suci alquran. Hal itu jadi mono bukti
    Kemukjizatan Alquran banget diturunkan sama Allah SWT.

    Lalu yang kedua ialah terjaganya Kitab suci alquran hingga tarikh akhir setelah. Alquran yang kita mengucapkan dan amalkan hari ini sudah dijamin keasliannya dan sesuai dengan Alquran yang diturunkan tatkala zaman Nabi Muhammad SAW. Allah SWT berfirman dalam QS Al Hijr artikel 9 “Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Kitab alquran, dan sepatutnya Kami terlalu memeliharanya. ” Ayat itu sendiri sebagai suatu persetujuan jika Kitab suci alquran memang terjaga keasliannya dan tidak akan ada penambahan, pengurangan, ataupun penggantian kata di dalamnya.

    Dan kemudian yang ketiga adalah berita gaib untuk masa menjelang. Tentunya Kitab alquran sendiri juga mengungkapkan beberapa peristiwa yang akan terjadi dan ternyata sesuai serta terbukti pada sejarah. Sejumlah Buku Referensi sendiri juga menuliskan bila ada kira-kira peristiwa yang terjadi sesudah Alquran diturunkan. Misalkan dalam QS Ar Rum butir 1-5 dalam mana Yang mahakuasa SWT berperi yang kiranya artinya adalah pada tahun 614 M kerajaan Romawi Timur benar-benar dikalahkan sebab kerajaan Persia. Ayat ini pun sepi setelah kejatuhan Romawi mereka untuk menyejukkan umat Muslim. Beberapa tahun kemudian, tepatnya tahun 622 M, ke-2 negara ini berperang juga dan Romawi menjadi pemenang.

    Itulah tadinya beberapa Kemujizatan Alquran yang diketahui sama para ustaz. Tentunya taktik ini tambah membuktikan bahwa memang Alquran menjadi kitab suci yang diturunkan per Allah SWT.